Jumat, 10 Februari 2012

0 7 Tempat Penuh Mitos di Dunia

Date: Jumat, 10 Februari 2012 11.43
Category:
Author: Adam S Hafizullah
Share:
Responds: 0 Comment
1. Fountain De Trevi – Roma



Berdiri setinggi 25.9 meter (85 feet) dan selebar 19.8 meter (65 feet), Trevi Fountain (Fontana di Trevi) memiliki salah satu pahatan terindah di Italia: Neptune atau Oceanus di tengah dan dua triton, satu berusaha menjinakkan kuda yang melambangkan laut kejam, dan satu lainnya meniup kerang yang melambangkan laut tenang. Dipesan tahun 1732 oleh Clemens XII dan tiga puluh tahun kemudian penggantinya Clemens XIII menyucikannya. Trevi menjadi terkenal karena adegan dalam film “La Dolce Vita” buatan Fellini, ketika Anita Ekberg bermandi larut malam di air mancur ini. Juga ada legenda yang mengatakan, bila Anda melempar koin ke Trevi Fountain, Anda akan kembali ke Roma.

2. Gembok Cinta – Korea Selatan



anyak pasangan yang percaya, bila nama kekasih dituliskan pada sebuah gembok dan kuncinya digembokan pada seuatu pagar, maka pasangan itu akan hidup bersama hingga ajal tiba. Ribuan gembok cinta memenuhi pagar keliling N Seoul Tower di Gunung Namsan, pusat Kota Seoul, Korsel. Pertama kali muncul pada tahun 1990an, kini telah mencapai puluhan ribu gembok.

3. Morning Glory Pool – Amerika



Morning Glory Pool, di Yellowstone National Park, Wyoming, Amerika. Kolam ‘seribu wajah’ karena penampilan warnanya yang warna-warni, biru, hijau, kuning, orange, coklat tembaga.Fenomena ajaib ini membuat Morning Glory Pool sangat terkenal di dunia sebagai tujuan wisata. Setiap tahun sekitar 3 juta lebih pengunjung datang ke sini untuk menyaksikan keajaiban kolam ini. Konon, kolam ini telah ada dan dinamai “morning glory pool’ sejak tahun 1880.

4. Sungai Gangga – India



Masyarakat India sangat kuat mengeramatkan sungai gangga. Mereka percaya sungai Gangga merupakan suangai dengan air yang suci. Gangga adalah nama seorang Dewi dalam agama Hindu yang dipuja sebagai dewi kesuburan dan pembersih segala dosa dengan air suci yang dicurahkannya. Dewi Gangga sering dilukiskan sebagai wanita cantik yang mencurahkan air di dalam guci. Umat Hindu percaya bahwa jika mandi di sungai Gangga pada saat yang tepat akan memperoleh pengampunan dosa dan memudahkan seseorang untuk mendapat keselamatan. Orang-orang melakukan perjalanan dari tempat yang jauh untuk mencelupkan abu dari jenazah anggota keluarga mereka ke dalam air sungai Gangga; pencelupan itu dipercaya sebagai jasa untuk mengantarkan abu tersebut menuju surga. Hingga sekarang mitologi Gngga masih terus berjalan, bahkan bagi mereka yang tidak mampu mengabukan jezanah keluarga, tak jarang mayatnya pun dilarungkan di sungai suci ini, sehingga di sungai ini tak jarang nampak mayat bergelimpangan.

5. Tembok Juliet – Italia



Rumah Juliet adalah bangunan tahun 1200an, merupakan peninggalan berharga dari arsitektur gothic. Bila masuk ke dalam rumah bisa terus naik kebalkon yang terkenal. Sebenarnya, balkon adalah satu-satunya bagian yangcukup baru di bangunan ini, dibangun tahun 1937 untuk kepentinganpariwisata, dalam rangka memperingati renovasi rumah.Di bagian sisi dalam (di bawah balkon) ada “halaman romantis” biasanya banyak kerumunan wisatawan melihat balkon atau masuk ke museum dalam rumah Juliet. Mereka biasanya menuliskan sesuatu di tembok pintu masuk, umumnya mengambil foto balkon dan beradegan foto memegang dada patungperunggu Juliet. Ini adalah tradisi / kepercayaan lama untuk mendapat keberuntungan terutama dalam hal cinta . Jutaan pesan & nama tertulis di tembok rumah

6. Candi Prambanan – Indonesia



Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari kedua orang ini, yakni: Rakai Pikatan, raja kedua wangsa Mataram I atau Balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya. Tidak lama setelah dibangun, candi ini ditinggalkan dan mulai rusak. Mitos yang berkembang kemudian, pasangan muda yang menjalin asmara bermain di Candi Sewu/Candi Roro Jonggrang maka cintanya bakal berakhir atau putus cinta.

7. Beringin Kembar Alun-Alun – Indonesia



Dua buah beringin besar yang tumbuh berdampingan di tengah alun-alun. Di antara dua beringin tersebut ada jarak sebesar kira-kira sekitar 12 meter Dua buah beringin tersebut biasa di sebut masyarakat setempat sebagai Wringin Kurung atau Beringin Kurung. Menurut cerita, jaman dahulu di tempat tersebut dibuatlah pertahanan gaib yang bertujuan untuk mengecoh

Konon, siapa aja yang bisa melewati dengan menutup matanya, lewat di tengah tengah dua buah pohon beringin di tengah alun alun kidul kraton yogyakarta, segala harapan bisa terkabul. Namun saya mendengar sisi lain dari sejenis “mitos” ini.



sumber


Artikel Terkait :



Posting Komentar